Makassar, 26–28 November 2025 — Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa menyelenggarakan kegiatan Asesmen Lapangan (AL) dalam rangka reakreditasi Program Studi S2 Sumber Daya Akuatik. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Kampus ITBM Balik Diwa mulai 26 hingga 28 November 2025.
Asesmen dilakukan oleh tim asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yaitu Prof. Dr. Mulyono Baskoro, M.Sc dari Institut Pertanian Bogor dan Prof. Dr. Adi Susanto, S.Pi., M.Si dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, serta didampingi oleh staf BAN-PT Dwi Sakti Nugroho.
Kedatangan tim asesor disambut langsung oleh Rektor ITBM Balik Diwa (Dr. Muh Ikramullah Akmal, S.Sos, M.Si) bersama jajaran pimpinan, meliputi para wakil rektor, kepala unit dan lembaga, serta sivitas akademika Program Studi S2 Sumber Daya Akuatik. Turut hadir pula dosen, mahasiswa, alumni, tenaga kependidikan, serta perwakilan pengguna lulusan sebagai bagian dari rangkaian penilaian mutu.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pemaparan profil institusi serta program studi. Tim asesor kemudian melakukan peninjauan dokumen, verifikasi data, dan wawancara dengan pengelola program studi, dosen, dan tenaga kependidikan. Dilanjutkan sesi wawancara bersama mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan untuk memperoleh gambaran nyata mengenai proses pembelajaran, kualitas lulusan, serta kontribusi program studi terhadap pengembangan ilmu dan kebutuhan dunia kerja. Tim asesor juga meninjau sarana dan prasarana kampus yang mendukung proses akademik, termasuk ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan serta fasilitas pendukung lainnya.
Rektor ITBM Balik Diwa menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dan berharap asesmen ini menjadi momentum peningkatan kualitas keberlanjutan pendidikan pascasarjana di bidang sumber daya akuatik. Kegiatan asesmen lapangan ditutup dengan penyampaian kesan dan catatan konstruktif dari tim asesor sebagai bahan perbaikan dan pengembangan program studi ke depan. ITBM Balik Diwa berkomitmen untuk terus memperkuat mutu pendidikan dan menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kemaritiman dan perikanan.







