Makassar, 10 September 2025 – Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM Balik Diwa) resmi menjalin kerja sama internasional dengan Mahsa University Malaysia melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan hari ini.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Dr. Hartati Tamti, ST, M.Si selaku Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama & Pemasaran ITBM Balik Diwa, dan Dato’ Hj. Abdul Rani Hj. Osman, Director of Business Development, Partnership & Government Liaison Mahsa University Malaysia. Acara ini turut disaksikan oleh Dr. Andi Lukman, M.Si, Kepala LLDIKTI Wilayah IX.
Artikel Terkait yang Direkomendasikan
- jepe500
- Lihat tautan
- Pergi ke tautan
- Buka tautan
- login jepe500
- login fulltoto
- login vivo500
- login fulltoto
- login full500
- Cobain sekarang
- login olbwin
- login vivo500
- login jepe500
- login oppo500
- login fulltoto
- login full500
- login 1win
- agen sbobet
- program
- kingdom arts and sciences
- Website VIVO500
- slot online
- Judi bola
- SLOT88
- We are Olimpia
- Carnevali & stern
- Kunjungi situs
- judi bola
- ampme.dev
- Tentang kami
- US Web Meds
- plasticcaosu.io.vn
- draudrey.com
- APK JOSS
- Berita Nasional
- Berita Harian
- Cek Berita
- Astrapedia
- Berita Terpopuler
- Wisata Alam
- AK Phone
- Berita Mata Publik
- Este Line
- blog.meratheka.com
- News Ninja Pro
- ITBM Balikdiwa
- punkar.nam.go.jp
- Revue Zaouli
- Magnum Pools
- Macau Live Draw
- Live Draw Pools
- Live Draw SGP 6D
- 788 Lotto
- Universitas Achmad Yani
- Sistem Informasi Akademik Kampus
- Judi Bola
- SL888
- Live Casino
- Live Draw
Kerja sama ini menandai langkah strategis ITBM Balik Diwa dalam memperluas jejaring akademik dan meningkatkan kolaborasi internasional, khususnya dalam bidang pendidikan tinggi, riset, pertukaran mahasiswa, serta pengembangan inovasi di sektor kemaritiman dan bisnis.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan tercipta peluang besar bagi sivitas akademika ITBM Balik Diwa untuk berkiprah di tingkat global sekaligus memperkuat kontribusi institusi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 melalui pendidikan tinggi yang berdaya saing internasional.


