MAKASSAR, 02 November 2026 – Institut Teknologi dan Bisnis Maritim (ITBM) Balik Diwa sukses menyelenggarakan Workshop Penguatan Ekosistem Talenta Riset Tahun 2026 dengan tema “Strategi Penyusunan Manuskrip Ilmiah untuk Jurnal Internasional Bereputasi” sebagai bagian dari rangkaian Hibah Penguatan Ekosistem Talenta Riset di Peguruan Tinggi Tahun 2026, Dirjen Risbang Kemendiktisaintek pada Senin, 02 November 2026, bertempat di Aula Lantai 2 ITBM Balik Diwa.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen ITBM Balik Diwa dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi dosen serta insan akademik, khususnya dalam bidang penulisan dan publikasi ilmiah pada jurnal internasional bereputasi. Workshop ini diselenggarakan sebagai upaya mendorong peningkatan produktivitas publikasi dosen, memperkuat kualitas karya ilmiah, serta meningkatkan daya saing akademik perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Dalam kegiatan ini, ITBM Balik Diwa menghadirkan Tiga narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang penelitian serta publikasi ilmiah, yaitu Prof. Ir. Andi Dirpan, S.TP., M.Si., Ph.D. dan Dr. Andi Asrifan, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Tri Widayati Putri, S.Si., M.Si Ketiga narasumber tersebut memberikan pemaparan mengenai strategi dan teknik penyusunan manuskrip ilmiah yang berkualitas, sistematis, serta memenuhi standar publikasi pada jurnal internasional bereputasi.
Materi workshop mencakup berbagai aspek penting dalam penulisan artikel ilmiah, mulai dari pengembangan hasil penelitian menjadi manuskrip yang memiliki kontribusi dan kebaruan ilmiah (novelty), penyusunan struktur artikel sesuai standar jurnal internasional, penguatan kualitas pendahuluan dan pembahasan, penyajian hasil penelitian secara sistematis, hingga strategi memilih jurnal yang sesuai dengan bidang keilmuan dan target publikasi.
Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai pentingnya memperhatikan etika publikasi ilmiah, kualitas referensi, penggunaan bahasa akademik yang baik, serta strategi menghadapi proses penelaahan artikel oleh reviewer (peer review). Melalui pemaparan dan diskusi bersama narasumber, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu diperhatikan dalam menghasilkan manuskrip ilmiah yang layak dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi.
Workshop ini diikuti oleh dosen ITBM Balik Diwa serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, yaitu Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, Universitas Bosowa, Institut Nani Hasanuddin, Universitas Tamalatea, Universitas Teknologi Akba, Universitas Muslim Indonesia, dan Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia.
Kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi tersebut mencerminkan antusiasme dan kebutuhan bersama dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran pengalaman antar-akademisi dalam mengembangkan budaya riset dan publikasi ilmiah yang produktif, berkualitas, serta berorientasi pada standar internasional.
Melalui kegiatan ini, ITBM Balik Diwa berharap para dosen dan peserta dapat meningkatkan keterampilan dalam mengolah hasil penelitian menjadi manuskrip ilmiah yang memiliki nilai kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Lebih jauh, workshop ini diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah dan kualitas publikasi ilmiah dosen pada jurnal internasional bereputasi, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi penelitian antarperguruan tinggi.
Penyelenggaraan Workshop Penguatan Ekosistem Talenta Riset Tahun 2026 menjadi bagian dari langkah strategis ITBM Balik Diwa dalam membangun ekosistem penelitian yang kuat, meningkatkan kualitas sumber daya manusia akademik, serta memperkuat budaya publikasi ilmiah sebagai salah satu indikator penting dalam pengembangan dan peningkatan mutu perguruan tinggi.
ITBM Balik Diwa berkomitmen untuk terus mendorong penguatan talenta riset, meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, dan membangun kolaborasi akademik guna menghasilkan karya penelitian yang mampu bersaing serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.





